Devina Halim
10 Mei 2021•Update: 11 Mei 2021
JAKARTA
Singapura menyatakan sangat prihatin dengan kekerasan yang terjadi di kawasan Haram al-Sharif Masjid al Aqsa dan lingkungan Sheikh Jarrah, Palestina beberapa hari belakangan.
Kementerian Luar Negeri Singapura mendesak semua pihak menahan diri dan menghentikan kekerasan pasca-serangan yang terjadi di Yerusalem.
"Semua pihak harus menahan diri dari tindakan apa pun yang dapat semakin meningkatkan ketegangan," ungkap Kemenlu Singapura dalam keterangannya pada Minggu malam.
Singapura juga berharap korban yang terluka dapat sembuh total.
Sebelumnya, polisi Israel menyerang jamaah Muslim di dalam Masjid Al-Aqsa yang menyebabkan ratusan warga Palestina terluka.
Jumlah korban luka meningkat menjadi 285 dalam serangan Israel di Masjid Al-Aqsa, Gerbang Damaskus Kota Tua dan lingkungan Sheikh Jarrah.