Maria Elisa Hospita
25 September 2019•Update: 26 September 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Ribuan orang di Sri Lanka terkena dampak cuaca buruk.
Pusat Penanganan Bencana Sri Lanka mengungkapkan hampir 80.000 jiwa di beberapa distrik - termasuk ibu kota, Kolombo - terdampak hujan tanpa henti.
Daily News melaporkan pemerintah telah mengerahkan polisi dan personel angkatan darat, laut, dan udara untuk menangani situasi darurat dan menyalurkan bantuan bagi orang-orang terdampak.
Pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan tanah longsor di beberapa daerah.
Departemen Irigasi Sri Lanka mengatakan bahwa ketinggian air di Sungai Nilawala, Kalu, Gin dan Attanagalu Oya terus bertambah.
Menurut harian Colombo Page, juru bicara militer Sri Lanka Mayjen Sumith Atapattu mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim yang terdiri dari 30 tentara ke tiap-tiap daerah rawan banjir.