Rhany Chairunissa Rufinaldo
21 Juli 2020•Update: 22 Juli 2020
Michael Hernandez
WASHINGTON
Sekelompok tokoh Muslim-Amerika pada Senin menyatakan dukungan mereka kepada calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, yang bersiap untuk menantang Presiden Donald Trump dalam pemilihan nasional pada November.
Anggota Parlemen Ilhan Omar dan Andre Carson serta Jaksa Agung Minnesota Keith Ellison menulis surat dukungan mereka untuk biden, lansir Associated Press, yang memperoleh salinan surat tersebut.
Semua yang menandatangani surat itu adalah politisi Demokrat. Omar sebelumnya adalah pendukung utama kampanye progresif Senator Bernie Sanders, tetapi pekan lalu mengisyaratkan bahwa dia akan mendukung Biden.
"Tujuan nomor satu kami adalah untuk mencopot Donald Trump dari jabatannya dan menggantikannya dengan seseorang yang bisa mulai menyembuhkan bangsa kita," tulis surat itu.
"Pemerintahan Biden akan menggerakkan bangsa ini maju dalam banyak masalah yang memprihatinkan kita," lanjutnya, mengutip keadilan rasial, perawatan kesehatan yang terjangkau, perubahan iklim dan imigrasi.
Surat itu adalah bagian dari kampanye yang diluncurkan oleh Emgage Action, sebuah kelompok advokasi Muslim-Amerika yang berusaha meningkatkan jumlah pemilih menjelang pemilihan 3 November.
Berbicara pada KTT virtual Sejuta Pemungutan Suara Emgage Action, Biden menyebut pemilihan mendatang sebagai momen terpenting dalam sejarah Amerika modern.
"Komunitas Muslim adalah yang pertama merasakan serangan Donald Trump pada komunitas kulit hitam dan coklat di negara ini dengan larangan Muslimnya yang kejam. Pertarungan itu adalah rentetan pembukaan dalam tekanan konstan dan penghinaan yang telah berlangsung selama hampir empat tahun," ujar dia.
Mantan wakil presiden itu terus memimpin jajak pendapat nasional berturut-turut, dengan beberapa menunjukkan bahwa dia bisa unggul dua digit dengan sisa waktu kurang dari empat bulan hingga pemungutan suara.
Jika Trump tidak menjabat kembali pada November, dia akan menjadi presiden jangka tunggal pertama sejak George H.W. Bush kalah dari Bill Clinton pada 1992.