Rhany Chairunissa Rufinaldo
18 November 2020•Update: 19 November 2020
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memecat kepala keamanan siber negara itu pada Selasa atas pernyataan yang dia buat tentang pemilihan presiden 3 November.
Melalui Twitter, Trump mengatakan bahwa Chris Krebs, direktur Direktur Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur (CISA) Departemen Keamanan Dalam Negeri, telah diberhentikan dengan segera.
"Pernyataan Chris Krebs tentang keamanan Pemilu 2020 baru-baru ini sangat tidak akurat, karena ada ketidakwajaran dan penipuan besar-besaran - termasuk pemungutan suara orang yang sudah meninggal, Pengamat Pemilu tidak diizinkan masuk ke lokasi pemungutan suara, 'gangguan' di mesin pemungutan suara yang mengubah suara dari Trump ke Biden, voting terlambat, dan banyak lagi," tulis Trump di Twitter.
Pemecatannya terjadi beberapa hari setelah CISA mengatakan pemilihan presiden tahun ini adalah yang paling aman dalam sejarah AS, sebuah pernyataan yang telah lama diperdebatkan Trump sejak awal penghitungan suara.
Pernyataan itu mengatakan tidak ada bukti bahwa sistem pemungutan suara menghapus, kehilangan atau mengubah suara.
Trump mengklaim pemilu tahun ini curang dan ada kejanggalan serta kecurangan pemilih.
Dia sejauh ini masih menolak untuk mengakui kekalahan dari presiden terpilih Joe Biden.