Maria Elisa Hospita
24 April 2019•Update: 24 April 2019
Erdogan Cagatay Zontur
ANKARA
Menteri luar negeri Turki menyatakan bahwa negaranya akan berdiri bersama-sama dengan Sri Lanka dalam perangnya melawan teror.
"Turki berduka atas serangan teroris brutal yang menargetkan orang-orang tak berdosa di gereja dan hotel, yang merenggut lebih dari 300 nyawa pada 21 April 2019 di Sri Lanka," ujar Mevlut Cavusoglu dalam suratnya yang ditujukan ke Kedutaan Besar Sri Lanka di Ankara.
"Kami juga berbelasungkawa atas kematian dua warga negara kami dalam insiden itu," tambah dia.
Lewat akun Twitter resminya, kedubes Sri Lanka menyampaikan terima kasih kepada Cavusoglu dan Turki atas "dukungan dan solidaritas yang luar biasa" untuk negaranya.
Pada Minggu Paskah, sebanyak delapan bom meledak di delapan lokasi berbeda di dan di luar Kolombo, ibu kota Sri Lanka.
Serangan bom itu menghantam gereja-gereja di Kota Kochchikade, Negombo, dan Batticaloa, serta Hotel Kingsbury, Cinnamon Grand, dan Shangri La di Kolombo.
Sri Lanka telah menyatakan 23 April sebagai hari berkabung nasional.