10 Juli 2017•Update: 10 Juli 2017
Diyar Guldogan dan Handan Kazanci
ISTANBUL
Turki merupakan “jembatan alami” antara produsen dan konsumen energi dikarenakan posisi geopolitisnya, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan, Senin.
Erdogan menyampaikan pidatonya di Kongres Minyak Dunia ke-22 di Istanbul – pertemuan utama industri minyak dan gas internasional – di mana Turki disebut-sebut sebagai “Jalur Sutra Energi”.
Erdogan juga mengatakan ketergantungan eksternal pada energi harus dikurangi untuk menjamin pembangunan berkelanjutan dan pemanfaatan sebaik-baiknya dari sumber daya domestik.
Sementara itu, Perdana Menteri Binali Yildirim berkata, “Tujuan akhir kebijakan energi Turki adalah untuk menjamin perdamaian dan kesejahteraan negara dengan meningkatkan keamanan energi dan keragamannya,”
Turki juga memberi dampak yang besar bagi keamanan energi negara-negara tetangga, baik produsen dan konsumennya.
“Keamanan energi hanya dapat dijamin melalui metode usaha yang kooperatif dan koheren,” tambah Yildirim.
Eksekutif tingkat tinggi dari perusahaan-perusahaan energi terkemuka hingga 50 menteri energi akan menghadiri kongres Istanbul.
Pertemuan yang berlangsung hingga Kamis ini terselenggara dengan Anadolu Agency sebagai mitra komunikasi globalnya.