Rhany Chairunissa Rufinaldo
02 Agustus 2018•Update: 03 Agustus 2018
Serife Cetin
BRUSSEL
Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengirim surat pada Perdana menteri Spanyol untuk menunjukkan kesediaan Uni Eropa (UE) dalam membendung kedatangan migran ke daratan Spanyol.
Dalam sebuah surat kepada Pedro Sanchez, Juncker mengatakan dia 'turut merasakan urgensi' atas meningkatnya jumlah imigrasi ilegal dan menjamin dukungan penuh dari komisi.
Janji Juncker muncul ketelah pemerintah Spanyol meminta UE untuk menyediakan 'pertolongan darurat' guna membantu melawan arus migran dari Maroko ke Spanyol.
Pada hari Minggu, Shancez meminta bantuan sebesar 30 juta Euro dari dana Eropa untuk kasus migrasi.
"Dukungan penuh diberikan Komisi Eropa untuk mengembangkan respon yang tepat dan efektif untuk mengatasi meningkatnya tekanan migrasi di sepanjang jalur Mediterania Barat" tulisnya.
Juncker menyebut kembali dana sebesar 55 juta Euro telah disetujui pada Juli lalu sebagai bagian dari program Manajemen Perbatasan UE untuk para penjaga perbatasan di Maroko dan Tunisia.
Namun, sang ketua komisi mengatakan bahwa UE tidak bisa membantu Afrika Barat mengelola perbatasannya karena keterbatasan dana.
Menurut Organisasi International Untuk Migrasi (IOM), tepi laut Spanyol telah menerima lebih dari 20 ribu migran ilegal, sedangkan lebih dari 300 orang kehilangan nyawanya dalam perjalanan yang berbahaya itu.