Astudestra Ajengrastrı
12 September 2018•Update: 13 September 2018
Muhammed Ali Gurtas
ANKARA
Uni Eropa mengalami peningkatan angkatan tenaga kerja sebesar 1,4 persen di kuartal kedua tahun ini, menurut Eurostat pada Selasa.
"Eurostat memperkirakan di kuartal kedua 2018 ada 238,9 juta pria dan wanita yang bekerja di UE28, dengan 158 juta di antaranya di area euro," ujar badan statistik UE tersebut.
"Ini adalah tingkat tenaga kerja tertinggi yang pernah tercatat di kedua area," tambah Eurostat.
Eurozone atau area euro (EA19) adalah negara-negara anggota UE yang menggunakan satu mata uang yang sama, euro, sementara UE28 merupakan seluruh negara anggota blok tersebut.
Secara tahunan, tingkat pertumbuhan tertinggi dalam angka tenaga kerja ditemui di Malta -- naik sebesar 5,5 persen --, sementara Rumania mengalami penurunan sebesar 1,5 persen dari tahun lalu.
Di dalam UE, sektor informasi dan komunikasi plus aktivitas profesional dan jasa menunjukkan peningkatan tertinggi di antara semua industri, yakni naik 3,1 persen di kedua sektor.
Tenaga kerja di sektor pertanian, kehutanan dan perikanan di EU28 mencatatkan penurunan 2,8 persen dari tahun lalu, pada kuartal kedua tahun ini.
Tingkat pengangguran UE pada Juli sebesar 6,8 persen, yang merupakan angka terendah untuk blok beranggotakan 28 negara ini sejak April 2008, catat Eurostat.