27 Juli 2017•Update: 27 Juli 2017
Shuriah Niazi
NEW DELHI, India
Hujan deras terus berimbas pada kerusakan di sejumlah area di negara bagian Gujarat di India pada Kamis, dimana banjir baru-baru ini menewaskan 123 orang.
Hujan lebat beberapa hari terakhir berujung dengan banjir di area tersebut, menghambat aktivitas warga dan menghentikan lalu lintas dan layanan kereta.
Jenazah 17 orang, termasuk 14 anggota keluarga yang sama ditemukan di desa Kharia pada Rabu, menurut media setempat Divya Bhaskar.
Distrik Banaskantha dan Patan mengalami kerusakan parah di negara bagian itu.
11.302 warga diungsikan ke distrik Sabarkantha, Mehsana, Mahisagar, Gandhinagar, Ahmedabad, Panchmahal, Aravalli, Kheda dan Anand sebagai tindakan pencegah, tulis pejabat Pankaj Kumat pada laman Twitternya.
“Kami menyediakan sebanyak mungkin bantuan untuk mereka yang terdampak oleh banjir. Pejabat setempat juga telah turun tangan untuk mencegah penyebaran penyakit,” kata Kumar kepada wartawan.
Menurut badan meteorologi India (IMD), Gujarat akan mengalami hujan deras selama dua hari kedepan.
Ketua Menteri Vijay Rupani mengumumkan dana USD 6.400 sebagai kompensasi keluarga mereka yang tewas oleh banjir.
Perdana Menteri Narendra Modi yang berasal dari Gujarat juga menghibahkan dana USD 3.200 bagi keluarga korban banjir.
Awal minggu ini Modi menyediakan dana USD 80 juta untuk kegiatan penyelamatan di negara bagian tersebut.