Pizaro Gozali İdrus
21 Desember 2017•Update: 21 Desember 2017
Pizaro Gozali Idrus
JAKARTA
Yaman menegaskan akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina meraih kemerdekaan meski negaranya juga sedang menderita.
“Walau rakyat Yaman menderita akibat serangan kelompok Houthi yang didukung Iran, kami tetap tak lupa penderitaan rakyat Palestina,” ujar Duta Besar Yaman untuk Indonesia Mohammed Ali S. Najar di Jakarta, Rabu.
Najar menegaskan Al Quds adalah garis merah bagi pemerintah Yaman dan statusnya sebagai ibu kota Palestina tidak boleh dilanggar siapapun.
“Al Quds adalah ibu kota abadi Palestina,” jelas Najr.
Najr mengaku bangga dengan sikap pemerintah dan rakyat Indonesia yang gigih memperjuangkan Palestina merdeka.
Yaman dilanda perang saudara sejak 2014, ketika kelompok pemberontak Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah negara, sehingga memaksa pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melarikan diri ke Arab Saudi.
Menurut PBB, perang saudara Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 jiwa dan menyebabkan lebih dari 11 persen dari keseluruhan populasi mengungsi.