Erric Permana
02 September 2019•Update: 03 September 2019
JAKARTA
Bank Dunia meminta Indonesia memperbaiki defisit transaksi berjalan melalui Penanaman Modal Asing (PMA) untuk menghadapi kondisi ekonomi global saat ini.
Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo Chavez usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin, untuk memberikan masukan mengenai kondisi ekonomi global.
Rodrigo mengatakan perbaikan defisit transaksi berjalan merupakan salah satu langkah utama Indonesia.
"Cara itu paling baik untuk menambah modal juga memperbaiki aliran portofolio," ujar Rodrigo di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin.
Dia juga mengimbau Indonesia agar waspada terhadap ekonomi global yang saat ini sedang melemah.
Menurutnya Indonesia perlu terus melakukan pemantauan terhadap kondisi ekonomi dan menyiapkan langkah untuk menghadapi hal itu.
"Pemerintah perlu memberikan kredibilitas yang dibutuhkan dalam PMA. Aturan mainnya harus jelas, stabil, memenuhi aspek kepatuhan terhadap aturan yg berlaku," tambah dia.
Meski demikian, Bank Dunia menegaskan selalu siap untuk membantu Indonesia memberikan pinjaman dalam pemerintahan yang baru nanti.
Bank Dunia kata Rodrigo mengalokasikan USD2 miliar pada 2020 untuk Indonesia.