01 Agustus 2017•Update: 03 Agustus 2017
Muhammad Latief
JAKARTA
PT Monde Mahkota Biskuit berhasil melakukan ekspor perdana ke Arab Saudi berupa biskuit senilai USD 19.575 atau Rp261,13 juta. Nilai ini memberi kontribusi positif terhadap ekspor biskuit ke negara petrodolar tersebut.
Konsul Jenderal Republik Indonesia (RI) di Jeddah, M Hery Saripudin mengatakan, perusahaan tersebut akan melakukan pengapalan pada awal bulan ini. “Diharapkan ekspor perdana ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk terus meningkatkan nilai transaksi perdagangan dengan Arab Saudi.”
Perusahaan yang tertarik dengan biskuit Monde adalah Marketer Covoy Trading Est (MCT). Perusahaan ini adalah importir, distributor dan agen pemasaran di wilayah Arab Saudi untuk sektor peralatan, bahan- bahan, dan produk makanan dan minuman jadi.
Peluang pasar Arab Saudi untuk biskuit Indonesia sangat besar. Sebagai gambaran, Arab Saudi mengimpor biskuit yang termasuk dalam kode HS 19 (preparations of cereals, flour, starch or milk; pastrycooks' products) dengan nilai sangat besar dari seluruh dunia, mencapai USD 129,8 miliar pada 2016. Nilai ekspor Indonesia ke Arab Saudi pada tahun 2016 untuk komoditas tersebut tumbuh 7,69% dibandingkan dengan nilai ekspor 2015.
Data Statistik Perdagangan untuk komoditas ekspor, menunjukan nilai ekpor Indonesia dalam lima tahun terakhir adalah USD 6,35 juta pada 2012, USD 10,7 juta pada 2013, USD 10,5 juta pada 2014, senilai USD 9,09 juta pada tahun 2015, dan USD 9,79 juta pada tahun 2016. Artinya, pada 2016, Indonesia baru berhasil memenuhi kebutuhan biskuit Arab Saudi sebesar 0,69%.
“Indonesia jelas punya peluang besar dan perlu berupaya meningkatkan peluang tersebut untuk mendapatkan porsi yang lebih besar di pasar Arab Saudi,” kata Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah Gunawan.