İqbal Musyaffa
10 April 2018•Update: 10 April 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Salah satu maskapai swasta asal Indonesia Lion Air Group berencana membuka rute penerbangan baru ke India dan Tiongkok.
CEO Lion Air Group Edward Sirait di sela-sela acara peresmian pembelian 50 unit pesawat Boeing 737 Max 10 di Jakarta, Selasa, mengatakan pasar penumpang pesawat di India dan Tiongkok sangat besar.
“Kita sudah ada penerbangan reguler ke India melalui Malindo dari Mumbai ke Borobudur dan Denpasar. Juga ada penerbangan Batik Air dari Medan ke New Delhi,” ungkap Edward.
Sementara untuk pasar Tiongkok, Lion Air Group akan menambah kota destinasi penerbangan baru. Saat ini baru 15 kota di Tiongkok yang menjadi tujuan penerbangan Lion Air Group.
“Kita sedang pelajari pembukaan rute dari Tiongkok ke Belitung dan Batam. Saat ini sudah ada penerbangan menuju Manado, Surabaya, dan Lombok,” jelas dia.
Untuk penerbangan dari Tiongkok ujar Edward, akan menggunakan maspakai Lion Air. “Kita akan selalu mengembangkan usaha ke negara lain tergantung dengan kebutuhan pasar yang ada di Indonesia,” tambah Edward.
Perluasan usaha tersebut menurut dia seiring optimisme pertumbuhan pasar penumpang pesawat dan kunjungan turis mancanegara yang diperkirakan bisa tembus 20 juta per tahun.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Founder Lion Air Group Rusdi Kirana mengatakan sedang merencanakan untuk memperluas operasional Lion Air Group di negara lainnya di Asia Tenggara.
Namun, dia masih enggan mengelaborasi negara mana yang menjadi tujuan ekspansi usahanya.
Saat ini, selain di Indonesia, Lion Air Group sudah beroperasi di Thailand melalui Thai Lion Air dan di Malaysia melalui Malindo.