İqbal Musyaffa
24 Mei 2018•Update: 25 Mei 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Pemerintah menunggu gebrakan Gubernur Bank Indonesia yang baru dilantik, Perry Warjiyo, dalam memberi kontribusi pada stabilitas ekonomi nasional dan sistem keuangan.
“Kita tunggu gebrakan yang akan dilakukan,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menghadiri pelantikan Perry di Jakarta, Kamis.
Menteri Sri menilai Perry sangat kredibel untuk memimpin BI sehingga diharapkan kepemimpinannya bisa menenangkan pasar.
“Kita sekarang lihat suasana harus fokus untuk menjaga stabilitas sehingga kemudian tidak menimbulkan situasi yang tidak sustainable,” lanjut Menteri Sri.
Lebih lanjut, Menteri Sri mengatakan perlu ada kebijakan moneter yang baik dari BI sehingga bisa memberikan dampak positif bagi volatilitas nilai tukar yang akhir-akhir ini menjadi perhatian.
Salah satunya, normalisasi kebijakan suku bunga AS yang perlu diminimalisasi dampak negatifnya terhadap volatilitas sektor keuangan dan ekonomi Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan sudah lama BI dipimpin oleh orang dari luar BI.
“Sekarang ini menarik. Gubernurnya orang dalam, pejabat karir, dan gelar Phd-nya juga tentang moneter,” ungkap Menteri Darmin.
Menteri Darmin juga menilai Perry bukan hanya ahli bidang moneter, namun juga memiliki perhatian kepada Usaha Kecil dan Menengah.
“Menurut saya Perry cukup komplit [untuk memimpin BI],” lanjut dia.