Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Pemerintah Indonesia berhasil mengevakuasi tujuh warga negara Indonesia yang terdampak badai Irma di pulau Tortola, Kepulauan Virgin Britania Raya.
Ketujuh WNI tersebut berasal dari Bali yang terdiri dari 1 balita berusia 4 tahun, 5 wanita, dan 1 pria.
Evakuasi tersebut dipimpin langsung oleh Duta Besar Indonesia di Caracas Mochammad Luthfie Witto’eng.
Proses evakuasi dilakukan karena pasokan air dan listrik di pulau tersebut terhenti akibat badai sehingga mengganggu distribusi logistik.
“Kondisi tersebut mengingatkan saya pada Aceh pasca Tsunami,” ujarnya.
Ketujuh WNI saat ini sudah berada di KBRI Caracas. Rencananya mereka akan diterbangkan ke Jakarta pada tanggal 19 September dengan penerbangan Turkish Airlines melalui Istanbul.
"Setibanya di Jakarta mereka akan diserahkan kepada BNP2TKI untuk dipulangkan ke Bali,” jelas Luthfie.
Sementara itu, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal, menjelaskan, evakuasi dilakukan menggunakan pesawat dari dan menuju Caracas, Venezuela.
Meskipun Tortola hanya seluas 55 kilo meter persegi, butuh waktu satu jam lebih bagi 7 WNI untuk menjangkau bandara. “Ini akibat dari banyaknya jalan yang tertutup reruntuhan,” ujar Iqbal, Minggu.