07 Oktober 2017•Update: 09 Oktober 2017
Halit Suleyman
Deir al-Zour
Sebanyak 79 warga sipil terbunuh dalam 48 jam terakhir akibat serangan udara Rusia di Deir al-Zour, perbatasan Suriah dan Irak, Jumat.
“Pesawat tempur Rusia dan Rezim Assad membombardir daerah pemukiman warga di daerah Deir al-Zour,” ungkap salah satu aktivis dari Deir al-Zour Ahid Silaibi kepada reporter Anadolu Agency.
Menurut aktivis tersebut, 50 warga sipil terbunuh di distrik Al-Asharah dan Haji di Deir al-Zour; 13 di distrik Al-Quriyah dan Senen; 10 di distrik Abbas; dan enam di wilayah Sukeiri.
Pesawat-pesawat Rusia dan Assad juga menyerang warga sipil yang lari dari Deir al-Zour. “Pesawat Rusia menembaki konvoi warga sipil yang berusaha menyelematkan diri dengan menyebrangi Sungai Eufrat. Kami tidak tahu berapa banyak warga sipil yang tewas dan terluka dalam serangan tersebut,” ujar Silaibi.
"Rekan kami telah melaporkan kasus mengerikan di mana 10 anggota dari 13 anggota keluarga yang melarikan diri dari Deir al-Zour tewas akibat serangan udara dan bahan peledak yang ditanam sepanjang jalan," ungkap International Committee of the Red Cross (ICRC).