Iqbal Musyaffa
04 September 2017•Update: 04 September 2017
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Forum zakat sedunia (WZF) akan menghimpun bantuan dari berbagai lembaga zakat negara anggota guna membantu penyelesaian krisis kemanusiaan terhadap etnis Rohingya di Myanmar.
“Perlu langkah strategis dan efektif dari lembaga zakat untuk mengakhiri krisis di Rakhine,” ujar Sekretaris Jenderal WZF Bambang Sudibyo, Senin.
Secara formal, WZF sudah mengirimkan surat terkait penghimpunan dana tersebut kepada lembaga amal anggota. Jika terealisasi nanti, ini penghimpunan dana pertama sejak WZF dibentuk September 2010 silam.
Bantuan yang dihimpun, menurut Bambang, dapat disalurkan melalui pemerintah Indonesia. Karena hingga saat ini hanya Indonesia yang bisa masuk dan menyalurkan bantuan.
Saat ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah memberikan bantuan kepada masyarakat Rohingya sebesar Rp 300 juta. Baznas masih menghimpun dana dengan target hingga Rp 700 juta untuk membantu di sektor sanitasi, pendidikan, dan membangun lumbung pangan.
Sekretaris Eksekutif WZF Irfan Beik mengatakan akan mengajukan pernyataan resmi WZF untuk menghimpun dana zakat guna membantu Rohingya ke PBB. Langkah ini sekaligus untuk menggugah dunia agar bersama membantu penyelesaian konflik di sana.
WZF merupakan forum lembaga zakat dari 21 negara. Selain Indonesia, negara lainnya yaitu Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Vietnam, India, Bangladesh, Arab Saudi, Yordania, Kuwait, Qatar, Turki, Bosnia Herzegovina, Inggris, Mesir, Maroko, Uganda, Sudan, Nigeria, Afrika Selatan, dan Amerika Serikat.