Muhammad Nazarudin Latief
21 Agustus 2018•Update: 21 Agustus 2018
Muhammad Latief
JAKARTA
Indonesia menambah koleksi emas pada Asian Games 2018 setelah Eko Yuli Irawan menjuarai cabang angkat besi nomer 62 kilogram (kg) putra, Selasa.
Ini adalah emas pertama dari cabang ini.
Eko membukukan total angkatan seberat 311kg, jauh mengungguli lawan-lawannya siang itu.
Medali perak diraih atlet asal Vietnam, Van Vinh Trinh yang berhasil mengangkat beban seberat 299 kg. Medali perunggu menjadi milik atlet Uzbekistan, Adkhamjon Ergashev dengan total berat 298 kg.
Medali dari Eko membuat Indonesia menorehkan perolehan lima emas. Sebelumnya, Indonesia sudah lebih dulu meraih emas Asian Games 2018 lewat taekwondo, wushu, dan balap sepeda gunung.
Sementara itu, Iran telah mendominasi cabang gulat putra dengan tiga medali emas pada hari kedua kompetisi.
Tiga juara dari Iran adalah Hassan Yazdanicharati di kelas berat 86 kg, Alireza Kariminachiani di 97 kg dan Parviz Hadibasmanj di 125 kg.
Iran meraih dua medali emas pertama pada hari pertama kompetisi gulat pada hari Minggu, dan mengklaim emas ketiganya pada hari Senin.
Kesempatan Iran untuk mengumpulkan lebih banyak emas terbuka lebar, karena enam kategori dalam gulat tetap diadakan pada hari ini dan Rabu.
Hingga Selasa ini Tiongkok unggul pada peringat pertama perolehan medali dengan koleksi 21 emas, 14 perak dan 11 perunggu.
Peringkat kedua adalah Jepang dengan 8 emas, 12 perak dan 12 perunggu. Kemudian disusul Korea dengan 6 emas, 11 perak dan 11 perunggu.
Indonesia menempati posisi keempat dengan 5 emas, dua perak dan 4 perunggu.