Nicky Aulia Widadio
10 Desember 2018•Update: 10 Desember 2018
JAKARTA
Komite Nasional Untuk Solidaritas Rohingya (KNSR) menggelar protes di depan Kantor Perwakilan Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) di Jakarta, Senin.
Mereka kecewa PBB batal membahas isu Rohingya dalam sidang umum.
“Kami marah betul, kami kecewa betul, karena PBB tidak menganggap ini masalah serius. Padahal ini momentumnya,” kata Sekretaris Jendral KNSR Ibu Khajar di Jakarta, Senin.
Aksi di depan Kantor Perwakilan PBB merupakan lanjutan aksi sebelumnya di depan Kedutaan Besar Myanmar.
Aksi digelar hari ini karena bertepatan dengan peringatan Hari Hak Asasi Manusia.
KNSR mendesak PBB menerbitkan resolusi yang menyatakan pelanggaran HAM oleh Myanmar kepada etnis Rohingya.
Mereka juga meminta Pemerintah Myanmar membuka akses bantuan internasional untuk Rohingya.
“Kami turun hari ini karena berharap PBB memberi resolusi, tapi mundur lagi agendanya,” ujar Ibnu.
Sebelumnya, Tim Pencari Fakta PBB menyatakan tiga pelanggaran berat yang dilakukan Myanmar terhadap Rohingya, yakni pidana perang, kejahatan kemanusiaan, dan pidana genosida.
KNSR berharap Dewan HAM PBB membahas temuan tersebut pada sidang umum PBB.