Muhammad Nazarudin Latief
04 Juli 2018•Update: 05 Juli 2018
Muhammad Latief
JAKARTA
Korban kecelakaan KM Lestari Maju di Perairan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan pada Rabu bertambah menjadi 34 orang, menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.
Menurut Sutopo, tim SAR juga berhasil menyelamatkan 155 orang penumpang.
“Tim SAR ini dalam koordinasi Basarnas,“ ujar dia di Jakarta dalam keterangan resminya.
Jumlah penumpang kapal ini ternyata jauh lebih banyak dari manifest penumpang. Dalam manifest, kapal ini membawa 139 penumpang dan 48 unit kendaraan.
Namun kenyataannya hingga siang ini, tim SAR sudah mengevakuasi 189 penumpang dalam keadaan selamat maupun meninggal dunia.
KM Lestari Maju mengalami kecelakaan di perairan Selayar sekitar 300 meter dari Pantai Pabadilang. Kapal mengalami bocor bagian lambung kiri ditambah hantaman cuaca buruk.
Nakhoda berusaha menyelamatkan kapal dengan merapatkan kapal ke pulau terdekat, namun kandar di antara berbatuan karang, Selasa, sekitar pukul 14.30 Wita.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) menyebutkan korban tewas tenggelamnya kapal tersebut 29 orang.
Kapal berjenis roll on roll off ini melayani lintas penyeberangan Bira-Pamatata, Sulawesi Selatan.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Agus Purnomo mengatakan pihaknya menyerahkan penyelidikan kecelakaan kapal ini pada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Saat ini pihaknya fokus melakukan evakuasi para korban.
Menurutnya, proses evakuasi penumpang di atas kapal sudah selesai Rabu pagi sekitar 00.05 WITA. Nakhoda dan pemilik kapal merupakan dua orang terakhir yang turun dari kapal KMP.
Salah satu hambatan evakuasi adalah hujan deras dan angin yang membuat kapal-kapal penolong merapat ke lokasi kandasnya kapal.