Astudestra Ajengrastrı
10 Juni 2018•Update: 11 Juni 2018
Ugur Aslanhan
GAZIANTEP, Turki
Turki telah menyelesaikan dinding pembatas sepanjang 764 kilometer (475 mil) di sepanjang perbatasannya dengan Suriah, menurut pejabat Turki pada Sabtu.
TOKI, pengembang perumahan milik negara, membangun 564 km (350 mil) dinding tersebut, sementara pemerintah daerah di provinsi perbatasan mendirikan 200 km (124 mil), kata pejabat yang enggan dituliskan namanya kepada Anadolu Agency.
Ankara meluncurkan proyek untuk membangun dinding di perbatasan Suriah dengan panjang 826 km (513 mil) pada 2015, sebagai bagian dari usaha Turki meingkatkan pengamanan di perbatasan serta mencegah penyelundupan dan penyeberangan lintas perbatasan ilegal.
Turki berbagi 911 km (566 mil) perbatasan dengan Suriah, yang turut terlibat sejak perang sipil pecah pada 2011.
Dinding ini membentang sepanjang beberapa provinsi perbatasan Turki, di antaranya Sanliurfa, Gaziantep, Kilis, Hatay, Mardin dan Sirnak.
Sumber pejabat tersebut juga menambahkan bahwa pembangunan dinding oleh TOKI sepanjang 144 km di perbatasan Iran sudah hampir selesai.

Karakteristik dinding
Proyek dinding perbatasan ini menggabungkan teknologi fisik dan elektronik canggih untuk lapisan-lapisannya.
Lapisan fisik termasuk dinding beton modular, rute patroli, menara berawak dan tak berawak dan trek pejalan kaki.
Dinding modular sedang dibangun di sepanjang perbatasan Turki-Suriah dengan blok-blok seberat tujuh ton, lebar dua meter dan tinggi tiga meter. Blok-blok itu juga ditutup dengan kawat berduri setinggi satu meter.
Lapisan elektronik terdiri dari sistem pengawasan jarak dekat, kamera termal, radar pengawas lahan, sistem senjata yang dikendalikan dari jarak jauh, pusat komando dan kontrol, sistem pencitraan garis-panjang dan sensor seismik dan akustik.
Lapisan teknologi canggih dari proyek ini mencakup pengawasan luas, deteksi serat optik yang merusak laser, radar pengawasan untuk pendeteksian drone, alat pengacak sinyal dan sistem pencahayaan jarak pendek yang dipicu sensor.