Muhammad Abdullah Azzam
10 Desember 2018•Update: 10 Desember 2018
Cankut Taşdan
ANKARA
Kementerian Dalam Negeri Turki melaporkan pada Senin bahwa pasukan keamanan ‘melumpuhkan’ 26 teroris dalam 2.817 operasi kontra terorisme selama sepekan terakhir.
Otoritas Turki sering menggunakan kata "melumpuhkan" dalam pernyataan mereka untuk menyiratkan bahwa teroris yang bersangkutan menyerah atau terbunuh atau ditangkap.
Satu anggota teroris tewas, sementara 19 orang ditangkap hidup-hidup dan enam lainnya menyerahkan diri ke pihak keamanan selama operasi keamanan terhadap PKK yang digelar selama sepekan terakhir.
Pasukan keamanan menghancurkan 40 barak dan gua di empat kota, memusnahkan empat bom buatan dan ranjau, serta menyita 428 kilogram bahan peledak, 21 senjata, dua granat dan 2.027 amunisi.
Pasukan keamanan Turki juga telah menahan 926 orang (175 orang PKK/KCK, 9 orang sayap kiri, 46 Daesh, dan 696 orang FETO) yang terlibat atau memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok teroris.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye teror melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - telah bertanggung jawab atas tewasnya sekitar 40.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak.