Maria Elisa Hospita
06 Oktober 2018•Update: 07 Oktober 2018
Sarp Ozer
ANKARA
Menteri Pertahanan Turki menegaskan bahwa Turki tidak akan pernah berhenti melawan teror dan bertekad untuk melanjutkan perjuangannya sampai teroris terakhir "ditaklukkan".
Hal itu disampaikan oleh Hulusi Akar saat mengunjungi keluarga Sersan Ozgur Can Ince, salah satu tentara yang gugur selama serangan teroris PKK di tenggara Provinsi Batman.
Pada Kamis pagi, PKK meledakkan alat peledak rakitan yang dipasang di sebuah jalan yang dilewati sebuah kendaraan militer Turki.
Ledakan itu menyebabkan delapan tentara tewas dan seorang lainnya luka berat.
"Turki akan terus berjuang melawan teror sampai teroris terakhir ditaklukkan. Kita tak bisa berhenti ataupun hanya menunggu," kata Akar.
"Angkatan bersenjata Turki akan melanjutkan perjuangan mereka melawan terorisme dengan tekad bulat karena mereka telah melakukannya sejak lama," kata dia lagi.
Selama 30 tahun kampanye melawan Turki, PKK -- yang didaftarkan sebagai kelompok teroris oleh Turki, AS, dan Uni Eropa -- telah bertanggung jawab atas tewasnya sekitar 40.000 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.