Erric Permana
09 Juli 2019•Update: 09 Juli 2019
Erric Permana
JAKARTA
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melakukan pertemuan dengan Presidium Alumni 212 untuk melakukan rekonsiliasi pasca-Pilpres 2019.
Ryamizard mengatakan pertemuan tersebut dilakukan agar tidak ada perpecahan lagi di masyarakat.
"Merekat persatuan yang sudah rekat direkatkan lagi sehingga tidak akan terpisahkan lagi. Ini bagian kecil nanti membesar seluruh indonesia," ujar Ryamizard di kantornya pada Selasa.
Pertemuan ini juga kata dia untuk memastikan agar tidak ada lagi aksi demonstrasi dan kondisi keamanan setelah penyelenggaraan pemilu.
"Ya namanya kita silaturahim itu ya begitulah," tambah dia.
Presidium Alumni 212 merupakan salah satu dari sejumlah perkumpulan para mantan aksi massa yang melakukan demonstrasi pada 9 Juni 2017.
Saat itu aksi massa menuntut agar Gubernur DKI Jakarta pada massa periode 2014-2017 untuk dipidana karena diduga melakukan penistaan agama.