Adelline Tri Putri Marcelline
16 September 2021•Update: 20 September 2021
JAKARTA
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahwa pihaknya menggandeng organisasi masyarakat (ormas) keagamaan untuk mempercepat vaksinasi di pesantren demi mendukung Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM).
Yaqut yakin dengan menggandeng ormas keagamaan proses vaksinasi akan dapat lebih cepat terlaksana.
“Karena pesantren kebanyakan di bawah ormas keagamaan, kita jalin kerja sama dengan baik,” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis.
Dia menyatakan saat ini Kementerian Agama memang tengah mempercepat vaksinasi Covid-19 bagi siswa, guru, dosen, tenaga pendidik, dan kependidikan baik madrasah, pondok pesantren, dan perguruan tinggi keagamaan.
“Mudah-mudahan akhir September ini sudah selesai,” ujar Yaqut.
Dia juga menyatakan PTM terbatas di madrasah, pondok pesantren, dan perguruan tinggi keagamaan sudah mulai berjalan.
Meski begitu, dia menegaskan dalam pelaksanaannya disesuaikan dengan Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun 2020/2021 dan tahun akademik 2021/2021 di masa Pandemi Covid-19.
“Kami minta Kankemenag tetap harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat,” ucap Yaqut.
Hingga saat ini, baru 43,28 juta atau 20,78 persen penduduk Indonesia yang telah menerima dua dosis vaksin dari total target sebanyak 208,26 juta orang.