Pizaro Gozali İdrus
30 April 2019•Update: 30 April 2019
Pizaro Gozali
JAKARTA
Pemerintah menargetkan total panjang jalan tol baru yang akan dioperasikan hingga akhir tahun 2019 sepanjang 1.852 kilometer (km).
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan pembangunan jalan tol terus berlanjut karena permintaan ruas tol, yang merupakan prakarsa badan usaha (unsolicited project) dengan pembiayaan investasi, terus bertambah.
“Pembangunan infrastruktur akan tetap menjadi prioritas tahun-tahun berikutnya sebagai kelanjutan pemerintahan saat ini, di samping penguatan pembangunan sumber daya manusia," kata Menteri Basuki dalam keterangannya pada Selasa.
Sejauh ini, kata Menteri Basuki, jalan tol sepanjang 949 km telah dioperasikan pada kurun waktu 2015 - 2019.
Menteri Basuki mengaku keberadaan tol sudah banyak dirasakan masyarakat, khususnya, Tol Trans Jawa yang baru saja tersambung penuh.
Dia menyampaikan beberapa ruas tol yang akan dimulai pembangunannya dalam waktu dekat dan tahun-tahun berikutnya adalah Jalan Tol Semarang-Demak.
Selain itu, lanjut dia, Jalan Tol Jogja-Solo kini juga sudah memasuki tahap penetapan lokasi dan akan dilelang.
Sedangkan pembangunan Tol Cigatas (Cileunyi-Garut-Tasikmalaya) dan Probolinggo-Banyuwangi akan dimulai tahun ini.
Khusus di Pulau Sumatera, ruas tol yang akan dimulai konstruksinya tahun ini yakni ruas tol Bengkulu -Lubuk Linggau-Muara Enim-Sp Indralaya, Padang-Sicincin-Pekanbaru dan Tebing Tinggi-Parapat.