Turkiye menegaskan komitmennya menjadikan mediasi sebagai bagian inti strategi politik dan memperkuat struktur kelembagaan untuk membantu pihak-pihak yang berkonflik mencapai penyelesaian melalui kesepakatan bersama
Turkiye menegaskan komitmennya menjadikan mediasi sebagai bagian inti strategi politik dan memperkuat struktur kelembagaan untuk membantu pihak-pihak yang berkonflik mencapai penyelesaian melalui kesepakatan bersama
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dan Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu di Riyadh untuk membahas hubungan bilateral, perkembangan regional dan internasional, serta upaya memperkuat keamanan dan stabilitas22 Oktober 2026
Konferensi Mediasi Istanbul ke-9 pada 23–24 Oktober akan mempertemukan sejumlah pakar dan akademisi untuk membahas kemitraan baru, pencegahan konflik, serta upaya membangun perdamaian yang berkelanjutan di tengah meningkatnya ketegangan global22 Oktober 2026
Para pemimpin politik dari kubu timur dan barat Libya menyambut persetujuan parlemen atas perjanjian maritim dengan Turkiye yang dinilai dapat memperkuat hubungan bilateral serta melindungi hak dan kepentingan Libya di kawasan Laut Mediterania21 Oktober 2026
Menlu Turkiye Fidan melakukan pembicaraan telepon secara terpisah dengan Perdana Menteri Libya Abdulhamid Dibeybe dan Wakil Panglima Tentara Nasional Libya Saddam Haftar setelah parlemen Libya menyetujui perjanjian maritim antara kedua negara21 Oktober 2026
Saddam Haftar menyambut baik persetujuan parlemen Libya atas perjanjian maritim dengan Turkiye yang dinilainya membuka peluang kerja sama ekonomi, investasi, dan kemitraan jangka panjang antara kedua negara21 Oktober 2026
Kepala Intelijen Turkiye Ibrahim Kalin bertemu Perdana Menteri Libya Abdulhamid Dbeibeh di Tripoli untuk membahas upaya penyatuan pemerintahan dan kekuatan militer yang terpecah antara wilayah timur dan barat negara tersebut21 Oktober 2026
Iran menyatakan tetap terbuka untuk melanjutkan perundingan dengan Amerika Serikat, tetapi menuntut jaminan yang dapat dipercaya bahwa serangan militer tidak akan kembali terjadi selama proses diplomasi berlangsung18 Oktober 2026
Pergantian pemerintahan Israel setelah pemilu mendatang dinilai dapat membuka peluang diplomasi baru di Timur Tengah, tetapi tidak otomatis menyelesaikan persoalan pendudukan, kedaulatan, dan pemenuhan hak-hak rakyat Palestina18 Oktober 2026
Turkiye dan Armenia terus melanjutkan proses normalisasi yang dimulai pada akhir 2021, termasuk melalui pembicaraan diplomatik, persiapan perdagangan langsung, dan kerja sama pemugaran Jembatan Ani yang bersejarah17 Oktober 2026
Pemerintah Turkiye menargetkan penyelesaian perubahan peraturan perundang-undangan pada awal 2027 untuk memperkuat pemberantasan kejahatan pasar modal, meningkatkan transparansi transaksi, dan memastikan perlindungan hak-hak investor16 Oktober 2026