Hayati Nupus
13 April 2020•Update: 13 April 2020
JAKARTA
Bom rakitan meledak di Kota Muse, Negara Bagian Shan Utara, pada Minggu yang merusak bangunan dan mobil yang tengah terparkir.
Kepolisian Myanmar mengatakan ledakan terjadi di dekat kantor Bea Cukai.
“Untungnya, tidak ada yang terluka, karena jalanan sepi,” ujar polisi, kutip the Myanmar Times, hari ini.
Jalanan yang sepi itu terjadi seiring pembatasan pergerakan orang untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka atau motif di balik insiden bom itu.
Polisi dan militer [tatmadaw] Myanmar memperketat keamanan di wilayah tersebut.
U Thaung Tun, warga Muse, mengatakan ledakan itu terdengar kencang dari rumahnya.
“Jendela kaca di gedung-gedung sekitar lokasi ledakan hancur,” ujar U Thaung Tun.
Ledakan, lanjut U Thaung Tun, memicu kekhawatiran warga atas kemungkinan kelompok kriminal yang mengambil untung dari pembatasan pergerakan orang.
Muse adalah salah satu gerbang perdagangan utama di timur laut Myanmar.
Di kota ini berlokasi jalan utama yang menghubungkan pusat Kota Mandalay dengan persimpangan utama ke perbatasan Myanmar dengan China.