Pizaro Gozali Idrus
22 Juli 2020•Update: 22 Juli 2020
JAKARTA
Partai petahana National League for Democracy (NLD) pada Selasa menyampaikan akan kembali mencalonkan Aung San Suu Kyi dalam pemilihan umum pada 8 November mendatang.
Juru bicara NLD Zaw Myint Maung mengumumkan keputusan ini setelah pertemuan komite eksekutif pusat.
Suu Kyi dilarang menjadi presiden melalui klausul dalam konstitusi yang diberlakukan di bawah pemerintahan militer sebelumnya.
Namun NLD membuat jabatan penasihat negara sebagai jalan bagi Suu Kyi untuk memiliki kekuatan eksekutif.
Suu Kyi juga memegang jabatan Menteri Luar Negeri Myanmar untuk mengatur kebijakan internasional negara itu.
NLD juga mengecam upaya yang dilakukan sebuah kelompok untuk memboikot pemilu Myanmar.
“Seharusnya tidak ada kampanye untuk tidak ikut pemilu,” ujar U Zaw Myint Maung, wakil kepala komite pusat NLD seperti dikutip Myanmar Times.
Awal bulan ini, sebuah grup di Myanmar meluncurkan kampanye “Do Not Vote 2020 Election” di media sosial.
KPU Myanmar mengatakan sebanyak 37 juta warga memiliki hak pilih dalam pemilu.