Muhammad Abdullah Azzam
20 Maret 2018•Update: 21 Maret 2018
Gülşen Topçu
KIRKUK
Dua sipil dilaporkan tewas di pos keamanan palsu yang dibuat oleh kelompok teroris Daesh untuk mengelabui masyarakat yang melewati jalan tersebut.
Selain korban tewas, tiga orang lainnya dikabarkan disandera oleh kelompok teroris itu.
Kepala kepolisian Kirkuk, Hamid al-Ubaidi mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa sekelompok militan Daesh yang mengenakan seragam tentara Irak telah membuat titik kontrol keamanan palsu di kabupaten Al-Hawija, berjarak 55 kilometer barat daya Kirkuk.
Ubaidi mengatakan bahwa milisi Daesh setelah menghentikan lima warga sipil di pos pemeriksaan tersebut, mereka membunuh dua orang dan menyandera tiga orang lainnya.
Pada 12 Maret lalu, milisi Daesh juga telah menghentikan beberapa kendaraan dengan membuat pos pemeriksaan palsu di jalan antar kota Kirkuk-Baghdad. Dilaporkan bahwa kelompok teroris itu telah menewaskan 10 orang dan melukai 5 orang lainnya.
Pada Oktober tahun lalu, pasukan Irak menduduki distrik Hawija, kira-kira 55 kilometer sebelah barat daya kota Kirkuk, yang dianggap sebagai salah satu markas terakhir kelompok teroris di Irak utara.
Pasukan Irak berhasil merebut kembali daerah Hawija dari organisasi teroris Daesh pada tanggal 5 Oktober 2017.
Dalam beberapa bulan terakhir, Daesh telah mengalami serangkaian kekalahan besar di Irak dan Suriah, setelah menguasai sebagian besar wilayah kedua negara tersebut sejak pertengahan 2014.