Rhany Chairunissa Rufinaldo
29 Agustus 2018•Update: 29 Agustus 2018
BERLIN
Sedikitnya 18 demonstran dan 2 petugas polisi terluka dalam bentrokan antara ekstremis sayap kanan dan pengunjuk rasa sayap kiri di kota Chemnitz, Jerman timur, kata polisi, Selasa.
Kerusuhan di kota itu dimulai pada Minggu, setelah ekstremis sayap kanan turun ke jalan, menyusul laporan di media sosial yang mengaitkan pembunuhan seorang warga Jerman berusia 35 tahun dengan dua migran dari Suriah dan Irak.
Pada Senin malam, sekitar 6 ribu demonstran sayap kanan berkumpul di Chemnitz, meneriakkan slogan anti-imigran dan menuntut deportasi para pengungsi.
Sebuah protes perlawanan dari kelompok sayap kiri menarik lebih dari seribu orang.
Departemen kepolisian Saxony mengatakan pihaknya mengajukan tuntutan pidana terhadap lebih dari 40 demonstran, termasuk 10 ekstremis sayap kanan yang melakukan penghormatan Hitler yang terlarang .