Muhammad Abdullah Azzam
05 Maret 2018•Update: 06 Maret 2018
Adam Abu Bashal
ABUJA
Dilaporkan 20 orang tewas dalam bentrokan antara penggembala dan petani di Nigeria, Senin.
Menurut dari media lokal, bentrokan yang terjadi di Provinsi Taraba ini mengakibatkan 20 orang tewas dan sejumlah orang lainnya terluka.
Dilaporkan juga bahwa banyak hewan ternak mati dan sekitar 200 hewan ternak dicuri.
Sebagian warga dikabarkan mulai meninggalkan daerah konflik dan bermigrasi ke wilayah lain.
Wilayah ini kerap menjadi wilayah konflik antara penggembala dan petani. Terakhir, 15 orang tewas dalam bentrokan tiga hari yang lalu di desa Nyiwa dan Yerimaru di provinsi Plateau.
Kekerasan antara gembala ternak dan petani menjadi masalah besar di Nigeria, khususnya di kawasan Middle Belt, yakni di jalur tengah atau tengah selatan yang merupakan kawasan agraris, dengan kedua belah pihak sering saling menuduh.
Banyak pemerintah negara bagian, seperti Benue, telah mencoba menyelesaikan pertikaian dengan mengeluarkan undang-undang anti penggembalaan, yang dianggap para penggembala tidak adil.
Pengamat mengatakan konflik itu disebabkan perebutan lahan yang makin sengit karena berkurangnya sumber daya alam dan menipisnya kekayaan Danau Chad.