Maria Elisa Hospita
22 Agustus 2019•Update: 22 Agustus 2019
Abu ‘Adnan
LAGOS, Nigeria
Presiden Nigeria Muhammadu Buhari melantik 43 menteri dan pejabat lainnya pada Rabu.
Buhari juga mengumumkan bahwa dirinya memegang jabatan menteri perminyakan negara itu.
"Nigeria terus menghadapi tantangan berat sehingga pemerintah harus mengintensifkan upaya mereka untuk mengurangi ancaman keamanan internal dan membasmi korupsi," ujar dia, seraya menegaskan tiga program utamanya, yaitu melawan korupsi, meningkatkan ekonomi, dan memperkuat keamanan nasional.
Untuk mengatasi ancaman keamanan dan evakuasi ribuan orang, Buhari pun membentuk departemen urusan kemanusiaan, manajemen bencana, dan pembangunan sosial yang dikepalai oleh Sa'adiya Umar Farouk dari negara bagian Zamfara.
Farouk dipilih karena dia memahami krisis kemanusiaan di negara bagian asalnya tersebut, yang dikepung oleh serangan bandit selama lebih dari satu tahun.
Serangan bandit telah menewaskan sejumlah korban, mengakibatkan pemindahan massal, dan bencana kelaparan.
"Kita berkomitmen pada upaya restorasi nasional untuk mengatasi tantangan yang dihadapi bangsa kita demi kepentingan warga dan keturunan kita," ujar dia.
Meskipun begitu, pengamat politik Rasheed Salman pesimistis dengan kinerja pemerintah baru.
"Terlalu banyak politikus di Kabinet saat ini. Saya khawatir mereka akan terlalu sibuk mempersiapkan diri untuk pergantian kekuasaan selanjutnya ketimbang fokus di pemerintahan saat ini," ungkap dia pada Anadolu Agency.