Muhammad Abdullah Azzam
10 Juni 2020•Update: 11 Juni 2020
Adam Abu-bashal
ABUJA
Setidaknya 69 orang tewas dalam serangan bersenjata oleh organisasi teroris Boko Haram di timur laut Nigeria, negara di Afrika Barat.
Para anggota Boko Haram menembaki warga desa Foduma Kolomaiya di provinsi Borno secara acak, menurut laporan media nasional pada Rabu.
Selain menewaskan 69 orang, serangan bersenjata itu juga melukai banyak orang lainnya.
Militan kelompok teroris itu juga membakar banyak rumah dan memusnahkan sekitar 300 ternak.
Hingga berita ini ditulis Wakil Juru Bicara Tentara Nigeria Musa Saghir belum membuat pernyataan terkait insiden tersebut.
1429 anggota organisasi dikalahkan dalam dua bulan terakhir
Kepala Staf Militer Tukur Yusuf Buratai pada Senin mengumumkan bahwa 1429 anggota organisasi teroris itu dilumpuhkan selama operasi khusus melawan Boko Haram dalam dua bulan terakhir.
Boko Haram memulai aksi kekerasan sejak awal 2000-an.
Setelah kematian pemimpinnya, Muhammad Yusuf, di tahanan Nigeria pada tahun 2009, kelompok ini melancarkan aksi kekerasan radikal yang menyebabkan lebih dari 20.000 orang meninggal.
Organisasi tersebut bertanggung jawab atas penculikan sejumlah tentara dan sejak awal tahun ini mereka telah memperluas jangkauan aksi serangannya ke negara tetangga seperti Kamerun, Benin, Chad, dan Niger.
Ratusan ribu warga terpaksa mengungsi akibat serangan teror dan konflik di negara tersebut.