Rıskı Ramadhan
15 Desember 2017•Update: 17 Desember 2017
Kubra Chohan
ANKARA
Perdana Menteri Turki menyatakan, sekitar 75.000 warga Suriah telah kembali ke kehidupan normal mereka di daerah yang terbebas dari kelompok teroris Daesh dan PKK.
"Situasi di Suriah membaik, perlahan kembali ke jalur semula. Dengan [Operasi] Perisai Euphrates, kami telah membersihkan area seluas 2.000 kilometer persegi dari Daesh dan PKK,” kata Binali Yildirim.
Yildirim memberikan pernyataan tersebut dalam Simposium Migrasi dan Adaptasi di Ankara, Jumat.
"75.000 saudara Suriah kami telah kembali ke daerah itu, menetap, dan kembali ke kehidupan normal mereka," tambah dia.
Tahun lalu, Turki meluncurkan Operasi Perisai Euphrates , sebuah kampanye militer yang bertujuan untuk menumpas teroris Daesh dari wilayah perbatasan Turki-Suriah.
Suriah baru saja mulai keluar dari perang sipil yang menghancurkan yang dimulai pada tahun 2011. Sejak itu, ratusan ribu orang terbunuh dalam konflik tersebut dan jutaan lainnya mengungsi, menurut PBB.
Turki saat ini menampung 3,2 juta pengungsi Suriah, lebih banyak daripada negara lain di dunia.