16 Maret 2018•Update: 17 Maret 2018
Ali Oweida
MAARIB, Yaman
Penduduk adat bersenjata pada Kamis menghadang sebuah jalan raya di kawasan timur Yaman sebagai aksi protes kenaikkan harga produk-produk minyak domestik, menurut seorang sumber lokal.
Tanpa memberikan namanya, sumber itu mengatakan para warga adat itu memblokir sebuah jalan tol internasional yang menyambungkan kota Maarib ke provinsi-provinsi timur Yaman dan Arab Saudi.
Menurutnya, aksi itu menghentikan lalu lintas secara total di wilayah Al-Wadi, kota Maaribi.
Sebuah sumber dari perusahaan minyak negara Yemen Petroleum Company (YPC) mengatakan pemblokiran jalan itu memaksa mereka menghentikan penjualan minyak.
Pada Senin, YPC menaikkan harga produk-produk minyak lokal - seperti bahan bakar bensin dan diesel - sebesar lebih dari 30 persen di provinsi Maarib, Hadhramaut, Al-Jawf, dan Shabwa.
Mereka mengatakan terpaksa melakukan itu mengikuti melambungnya harga minyak internasional serta biaya produksi.
Konflik yang terus terjadi di Yaman, mulai empat tahun lalu, memiliki dampak yang sangat buruk terhadap perekonomian nasional.