Muhammad Abdullah Azzam
28 Oktober 2019•Update: 29 Oktober 2019
Muhammed Emin Canik
BUENOS AIRES
Tak lama setelah pengumuman hasil pemilihan umum, Bank Sentral Argentina (BCRA) mengurangi batas pembelian valuta asing (valas) untuk keperluan investasi dari USD10.000 menjadi USD200 per bulan.
"Dalam menghadapi ketidakpastian kondisi negara saat ini, BCRA telah mengambil serangkaian langkah-langkah untuk melindungi cadangan pasar. Langkah-langkah yang diumumkan berlaku hingga Desember 2019.”
“Pembelian per bulan menjadi USD200 untuk transaksi yang memiliki rekening bank dan USD100 untuk pembelian tunai," ungkap pernyataan BCRA.
BCRA telah mencairkan total USD6 miliar sejak Agustus lalu di mana pemilu awal digelar.
Pasar runtuh setelah Presiden Argentina Macri mengantongi suara 15 persen lebih sedikit daripada Presiden baru Alberto Fernandez dalam pemilihan presiden yang diadakan pada bulan Agustus lalu.
Penurunan nilai peso Argentina terhadap dolar telah melebihi 30 persen dan perekonomian negara itu terlihat mengalami penurunan besar.
Alberto Fernández memenangkan pemilihan presiden Argentina hari Minggu dengan perolehan 47,9 suara.
Kemenangannya dipastikan setelah 93 persen surat suara dihitung dari hampir 34 juta pemilih yang memenuhi syarat.
Fernández akan dilantik pada Desember dan menjabat sebagai presiden hingga 2023 dengan wakilnya Cristina Fernández de Kirchner. Christina merupakan mantan presiden negara itu.