Maria Elisa Hospita
11 Juli 2019•Update: 11 Juli 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Amerika Serikat menyatakan keprihatinan mereka kepada utusan Yaman untuk PBB terkait serangan Houthi di Arab Saudi baru-baru ini.
Menteri Luar Negeri Mike Pompeo berterima kasih pada Martin Griffiths atas upayanya dalam penyelesaian konflik Yaman, sekaligus menyampaikan kekhawatiran mereka atas peningkatan serangan Houthi ke Saudi.
"Menteri dan utusan khusus harus terus bekerja sama untuk mengakhiri konflik di Yaman dengan solusi politik," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Morgan Ortagus dalam sebuah pernyataan.
Menurut TV Al-Masirah, pemberontak Houthi yang didukung Iran menyerang Bandara Internasional Abha di selatan Arab Saudi dengan drone.
Dua drone diluncurkan ke bandara itu, hingga menewaskan satu orang dan melukai lebih dari 30 orang lainnya.
Yaman telah dilanda konflik sejak 2014, ketika Houthi bergerak menguasai sebagian besar wilayah negara itu, termasuk ibu kota, Sanaa.
Krisis meningkat setahun kemudian ketika koalisi militer pimpinan Saudi meluncurkan kampanye udara besar-besaran untuk mengalahkan Houthi.