Rhany Chairunissa Rufinaldo
29 Maret 2019•Update: 30 Maret 2019
Semra Orkan
ANKARA
Lebih dari 318.000 warga Suriah telah pulang ke rumah sejak Turki menyelesaikan operasi anti-teror di Suriah utara, kata Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu, Kamis.
"Setidaknya 318.500 warga Suriah telah kembali ke rumah karena adanya perdamaian di Suriah sekarang," ujar Soylu, berbicara di hadapan warga di Istanbul.
Soylu mengatakan Turki telah mengirim dokter, perawat, insinyur, petugas keamanan dan tentara ke Suriah serta membangun sejumlah sekolah di sana.
Dia mengingatkan kembali bahwa Turki berhasil melumpuhkan 3.333 teroris dalam dua tahun operasi lintas-perbatasan dan anti-terorisme nasional.
Sejak 2016, operasi Perisai Eufrat dan Ranting Zaitun Turki di Suriah barat laut telah membebaskan wilayah tersebut dari teroris YPG/PKK dan Daesh, termasuk wilayah Al-Bab, Afrin dan Azaz, memungkinkan warga Suriah yang melarikan diri dari kekerasan di sana untuk pulang ke rumah.
Suriah baru saja mulai keluar dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menindak demonstran dengan kekejaman yang tak terduga.
Ratusan ribu warga sipil terbunuh atau terlantar akibat konflik, terutama oleh serangan udara rezim yang menargetkan daerah-daerah yang dikuasai oposisi.