Riyaz ul Khaliq
11 Agustus 2023•Update: 15 Agustus 2023
ISTANBUL
China mengutuk pembunuhan calon presiden di Ekuador Fernando Villavicencio minggu ini.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri China pada Kamis menyampaikan belasungkawa atas pembunuhan keji tersebut dan berharap pemerintah Ekuador dan pihak-pihak terkait akan bekerja untuk menjaga stabilitas dan pemilu mendatang akan berlangsung secara aman, stabil, dan lancar."
Villavicencio ditembak mati pada Rabu malam saat meninggalkan tempat kampanye di ibu kota Quito.
Dia adalah salah satu calon populer dalam pemilu yang dijadwalkan pada 20 Agustus, dan dia telah membangun kampanyenya seputar pemberantasan korupsi dan kejahatan terorganisir.