Maria Elisa Hospita
19 Desember 2019•Update: 21 Desember 2019
Amir Al-Saadi
BAGHDAD
Pengunjuk rasa Irak memblokir akses ke perusahaan pelabuhan utama di Provinsi Basra Selatan pada Rabu.
"Demonstran menutup gerbang General Company for Ports of Iraq di pusat Basra," kata seorang sumber kepada Anadolu Agency.
Pada Selasa, pengunjuk rasa yang marah memblokir jalan-jalan utama ke ladang minyak di Basra dan mencegah karyawannya pergi bekerja.
Irak dilanda gelombang protes massa sejak awal Oktober karena kondisi kehidupan yang buruk dan maraknya korupsi.
Karena aksi protes tak kunjung surut, Perdana Menteri Adel Abdul-Mahdi pun akhirnya mengundurkan diri.
Menurut Komisi Hak Asasi Manusia Irak, setidaknya 496 warga Irak tewas dan 17.000 lainnya terluka sejak aksi protes dimulai pada 1 Oktober.
*Bassel Barakat turut melaporkan dari Ankara