Pizaro Gozali İdrus
29 Juli 2018•Update: 30 Juli 2018
GAZA, Palestina
Dua warga Palestina menjadi martir oleh tembakan Israel di Jalur Gaza utara pada Minggu, menurut Kementerian Kesehatan.
Mayat Ayman Nafez, 24, dan Muhammad Majid, 24, dirawat di Rumah Sakit Indonesia setelah pasukan Israel menembaki kota Jabalya timur, utara Jalur Gaza, juru bicara kementerian Ashraf al-Qidra mengatakan dalam pernyataan.
Namun, pernyataan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang kronologi tewasnya kedua warga Gaza itu.
Militer Israel tidak mengeluarkan pernyataan apa pun tentang penembakan itu.
Sejak Maret, lebih dari 150 warga Palestina meninggal dan ribuan lainnya terluka oleh tembakan Israel.
Mereka menuntut "hak pulang" ke kampung halaman di Palestina. Para demonstran itu juga menuntut diakhirinya blokade Israel di Jalur Gaza, yang telah melumpuhkan perekonomian di wilayah tersebut.
Para pengunjuk rasa juga menuntut diakhirinya blokade 11 tahun Jalur Gaza yang telah menghancurkan perekonomian kehidupan pesisir dan merampas komoditas pokok dari 2 juta penduduk Gaza.