Pizaro Gozali İdrus
31 Maret 2019•Update: 01 April 2019
LONDON
Lebih dari 6 juta orang telah menandatangani petisi yang menuntut pemerintah Inggris membatalkan Brexit.
Jumlah orang yang menandatangani petisi ini naik secara drastis dalam waktu kurang dari 36 jam sejak dibuka pekan lalu.
"Tingkat penandatanganan adalah tertinggi yang pernah ada di situs," ujar Panitia Petisi melalui twitter.
Petisi tersebut mendapatkan seperempat juta tanda tangan tak lama sejak diumumkan pada Rabu lalu.
Hal ini menyebabkan laman web petisi parlemen mengalami down lebih dari sekali.
Pemerintah Inggris telah merespons petisi ini dengan mengatakan tidak memiliki rencana mencabut pasal 50.
Petisi itu berbunyi: "Pemerintah berulang kali mengklaim 'keluar dari Uni Eropa (UE) adalah keinginan rakyat.' Kami perlu menghentikan klaim ini dengan membuktikan kekuatan publik saat ini untuk tetap berada di UE. Pemungutan suara mungkin tidak akan terjadi - jadi pilih sekarang. "
Pengadilan Kehakiman Eropa sebelumnya memutuskan Inggris dapat secara sepihak mencabut Pasal 50 Perjanjian Lisbon dan menghentikan Brexit untuk tetap berada di blok Uni Eropa.
Brussels telah menyetujui perpanjangan pembahasan Pasal 50 hingga 12 April karena perjanjian penarikan telah ditolak oleh House of Commons Inggris untuk ketiga kalinya.
Parlemen diperkirakan akan berdebat dan mencoba menemukan suara bulat untuk sejumlah beberapa opsi Brexit, termasuk penundaan yang lebih lama lagi dan pencabutan Pasal 50.
Setiap petisi yang ditandatangani oleh 100.000 orang akan menjadi pembahasan di parlemen Inggris.