Satuk Bugra Kutlugun
ANKARA
Negara-negara Eropa dan PBB telah menyerukan penyelidikan yang transparan dan cepat terhadap kasus jurnalis Saudi yang hilang.
Jamal Khashoggi, kolumnis koran Washington Post, telah lama dikhawatirkan terbunuh di Konsulat Saudi di Istanbul setelah dia masuk pada 2 Oktober dan tidak pernah terlihat keluar.
Para diplomat terkemuka dari Prancis, Inggris dan Jerman mengeluarkan pernyataan bersama yang mendesak untuk bertindak.
Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian dan Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan "membela kebebasan berekspresi dan pers bebas dan memastikan perlindungan jurnalis adalah prioritas utama bagi Jerman, Inggris dan Prancis. Dalam semangat ini, hilangnya wartawan Saudi Jamal Khashoggi, yang keluarganya telah kehilangan kontak dengannya sejak 2 Oktober, harus diperjelas."
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini mengatakan "perlu ada penyelidikan yang kredibel untuk menetapkan kebenaran tentang apa yang terjadi dan - jika relevan - untuk mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab atas hilangnya Jamal Khashoggi serta memastikan bahwa mereka dimintai pertanggungjawaban."
"Kami mendorong upaya bersama Saudi-Turki dalam hal itu dan mengharapkan Pemerintah Arab Saudi untuk memberikan respon yang lengkap dan terperinci," ungkapnya.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan, dalam sebuah wawancara dengan televisi France 24, bahwa dia menunggu kebenaran dan kejelasan yang lengkap.
"Apa yang telah disebutkan adalah hal serius, sangat serius. Prancis ingin segala sesuatu dilakukan sehingga kita memperoleh semua kebenaran dalam kasus ini, di mana unsur-unsur pertamanya sangat mengkhawatirkan," katanya.
Wakil juru bicara Departemen Luar Negeri Jerman Christofer Burger dan juru bicara Kementerian Luar Negeri Perancis Agnes Von Der Muhll mengatakan bahwa mereka khawatir tentang nasib jurnalis yang hilang itu.
Juru bicara pemerintah Spanyol Isabel Celaa mengatakan kebebasan pers merupakan aspek penting bagi negara demokratis.
UE dan PBB
Juru bicara kerjasama internasional Uni Eropa, Carlos Martin Ruiz de Gordejuela mengatakan "kami mengikuti kasus Jamal Khashoggi secara dekat, terutama setelah berita terbaru yang mengkhawatirkan."
Dia melanjutkan untuk menunjukkan bahwa Komisi Eropa, serta seluruh komunitas internasional, telah meminta dan sedang menunggu klarifikasi dari otoritas Saudi.
Kepala hak asasi manusia PBB Michelle Bachelet meminta untuk menghapus kekebalan Konsul Jenderal Saudi dan pejabat lainnya di Istanbul.
"Mengingat keseriusan situasi di sekitar menghilangnya Tuan Khashoggi, saya percaya hak tidak dapat diganggu gugat atau kekebalan dari hunian dan pejabat yang relevan yang diberikan oleh perjanjian diplomatik seperti Konvensi Wina 1963 tentang Hubungan Konsuler harus dihapuskan segera," katanya dalam sebuah pernyataan.
"Baik penghilangan paksa dan pembunuhan di luar hukum adalah kejahatan yang sangat serius di bawah hukum internasional," kata Bachelet.
Dia menambahkan bahwa kekebalan tidak boleh digunakan untuk menghalangi penyelidikan atas apa yang terjadi dan siapa yang bertanggung jawab".
"Dua minggu adalah waktu yang sangat lama untuksebuah tindakan kejahatan tidak menjadi sasaran penyelidikan forensik lengkap." ungkapnya.
Bahrain dan UEA dukung Arab Saudi
Bahrain dan Uni Emirat Arab menyatakan dukungan mereka untuk Arab Saudi.
Menteri Luar Negeri Bahrain Sheikh Khalid bin Ahmed al-Khalifa mengatakan di akun Twitter resminya bahwa yang diincar adalah Arab Saudi, bukan mencari kebenaran.
"Buang topeng Anda, kami bersama Arab Saudi dengan jiwa kami," tulis menteri itu.
Menteri Luar Negeri UEA Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan mengatakan bahwa negara itu selalu berdiri bersama Arab Saudi.
Menteri Urusan Luar Negeri UEA Anwar Gargash mengatakan bahwa ada kampanye sengit melawan Riyadh.
Belum ada reaksi apa pun dari Rusia atau China.
Menurut laporan CNN pada Senin, Saudi akan mengklaim dalam laporannya bahwa mereka berniat untuk menculik Khashoggi dari Turki, tetapi secara tidak sengaja membunuhnya selama interogasi.
Pengakuan yang akan datang itu bisa mengakhiri pertanyaan tentang nasib Khashoggi.
news_share_descriptionsubscription_contact

