Hayati Nupus
25 Juli 2019•Update: 25 Juli 2019
Fatih Erel
ISTANBUL
FIFA melarang mantan Presiden Asosiasi Sepakbola Liberia (LBA) Musa Hassan Bility beraktivitas terkait sepak bola selama 10 tahun karena korupsi, salah satunya penyalahgunaan dana kampanye “11 melawan Ebola”.
“Ajudikasi Komite Etik independen menyimpulkan Bapak Musa Hassan Bility, anggota komite eksekutif CAF, serta mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Liberia dan mantan anggota Komite Tetap FIFA, bersalah karena menyalahgunakan dana FIFA, serta menerima manfaat situasi konflik kepentingan, melanggar Kode Etik FIFA,” ujar lembaga tersebut dalam sebuah pernyataan pada Rabu.
FIFA memberi Bility sanksi selama 10 tahun dengan larangan aktif dari semua kegiatan berhubungan dengan sepak bola di tingkat nasional dan internasional.
Bility juga dipidana denda senilai CHF500.000 atau USD508.000 karena “penyalahgunaan dana”, “menawarkan dan menerima hadiah atau manfaat lainnya” dan “konflik kepentingan”.
“Proses investigasi terhadap Pak Bility yang secara resmi dimulai sejak 18 Mei 2018 (setelah audit forensic LFA), terkait penyalahgunaan dana yang diberikan dalam kampanye “11 melawan Ebola” FIFA dan Program Bantuan Keuangan FIFA yang diterima LFA pada 2015, serta berbagai pembayaran yang dilakukan oleh LFA kepada entitas yang dimiliki atau terhubung dengan Pak Bility dan keluarganya,” tambah badan pengatur sepak bola dunia.