Maria Elisa Hospita
16 Desember 2019•Update: 16 Desember 2019
Busra Nur Bilgic Cakmak
ANKARA
Forum Pengungsi Global pertama yang diselenggarakan bersama oleh Turki, Kosta Rika, Ethiopia, Jerman, dan Pakistan, digelar di Jenewa mulai Senin.
Pertemuan selama tiga hari itu akan berfokus pada enam agenda utama.
"Pengaturan untuk pembagian beban dan tanggung jawab, pendidikan, pekerjaan dan mata pencaharian, energi dan infrastruktur, solusi, dan kapasitas perlindungan akan dibahas oleh para pengungsi, kepala pemerintahan, pimpinan PBB, lembaga internasional, organisasi pembangunan, pemimpin bisnis, dan representatif masyarakat sipil," kata Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) dalam sebuah pernyataan.
“Selama Forum Pengungsi Global ini kita harus memfokuskan upaya kita untuk mengakomodasi para pengungsi dan negara-negara penampung hingga satu dekade mendatang. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan komitmen kolektif kita terhadap penanganan pengungsi global dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” tegas Filippo Grandi, komisaris tinggi PBB untuk pengungsi.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dijadwalkan untuk menghadiri forum ini.
Sementara itu, ibu negara Emine Erdogan juga akan menyampaikan pidato pembukaan panel tentang "pendekatan proaktif untuk menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir".