Maria Elisa Hospita
06 April 2020•Update: 08 April 2020
Ali Murat Alhas
ANKARA
Seorang ahli virus Turki berhasil mengisolasi virus korona baru, SARS-COV-2, dalam upayanya memproduksi vaksin untuk melawan pandemi korona
"Profesor Aykut Ozkul, direktur Institut Bioteknologi di universitas kami, berhasil mengisolasi virus SARS-COV-2. Ini adalah langkah pertama untuk memproduksi serum, vaksin, dan pengobatan virus korona," kata Ankara University lewat Twitter.
Sebelumnya, Menteri Industri dan Teknologi Turki Mustafa Varank mengumumkan bahwa 24 universitas, delapan unit penelitian dan pengembangan publik, serta ratusan peneliti dilibatkan untuk menghasilkan vaksin.
Hingga Minggu, Turki mencatat 574 kematian dari lebih dari 27.000 kasus.
Virus korona, atau yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, pertama kali diidentifikasi di Wuhan, China, pada Desember lalu, dan telah menyebar ke 183 negara dan wilayah.
Menurut Johns Hopkins University di Amerika Serikat, ada lebih dari 1,2 juta jiwa yang terinfeksi Covid-19 di seluruh dunia.
Sejauh ini, 69.100 di antaranya meninggal dunia dan hampir 260.000 pasien sudah dinyatakan pulih.