Ahmet Gurhan Kartal
30 April 2018•Update: 01 Mei 2018
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Inggris, Prancis, dan Jerman telah sepakat bahwa kesepakatan nuklir dengan Iran adalah jalan terbaik untuk menghentikan Teheran mengembangkan senjata nuklirnya.
Pemerintah Inggris mengatakan, kesepakatan muncul setelah Perdana Menteri Theresa May, Presiden Emannuel Macron, dan Kanselir Angela Merkel berbincang lewat telepon saat akhir pekan.
Dalam sebuah pernyataan disebutkan bahwa ketiganya mendiskusikan pentingnya implementasi kesepakatan nuklir Rencana Aksi Bersama Komprehensif Iran (JCPOA) sebagai jalan terbaik menghadapi ancaman senjata nuklir Iran, dan menyepakati bahwa prioritas mereka sebagai masyarakat internasional adalah mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.
Mereka juga sepakat bahwa ada beberapa hal penting yang tidak tercakup dalam perjanjian itu, namun tetap perlu ditangani, termasuk rudal balistik, apa yang terjadi ketika kesepakatan itu berakhir, dan aktivitas regional Iran yang tak stabil.
Pernyataan itu mengatakan, para pemimpin juga "berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk mengatasi berbagai tantangan dari Iran".
PBB, Uni Eropa dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) pada Senin lalu menyerukan kepastian kesepakatan nuklir Iran sebelum tenggat waktu 12 Mei yang ditetapkan oleh Presiden AS Donald Trump.
Hingga 12 Mei, Trump harus memutuskan apakah akan terus memperpanjang sanksi terhadap Iran dengan atau tanpa kesepakatan sampingan yang dia upayakan dengan sekutu Barat. Jika dia gagal memperpanjangnya, maka kesepakatan hampir dipastikan tidak akan terwujud.