Rabia İclal Turan
07 April 2026•Update: 07 April 2026
Israel disebut telah menyetujui daftar target energi dan infrastruktur di Iran dan kini menunggu keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait langkah selanjutnya.
Mengutip laporan CNN pada Senin, seorang pejabat keamanan Israel mengatakan negaranya telah menyiapkan rencana tambahan untuk beberapa pekan ke depan, dengan pelaksanaan yang bergantung pada persetujuan dari AS.
“Israel menunggu keputusan Trump terkait langkah berikutnya, namun kami memiliki rencana tambahan untuk beberapa pekan mendatang, menunggu lampu hijau dari Amerika,” ujar pejabat tersebut.
Sumber Israel lainnya menyebutkan negaranya meragukan kemungkinan tercapainya kesepakatan dengan Iran, serta menambahkan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah menyampaikan kekhawatiran kepada Trump terkait potensi kesepakatan gencatan senjata.
Menurut laporan itu, Netanyahu dan Trump melakukan percakapan telepon pada Minggu setelah penyelamatan dua pilot AS yang ditembak jatuh di wilayah Iran.
Ketegangan kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari, yang hingga kini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu Ayatollah Ali Khamenei.
Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS. Iran juga membatasi pergerakan kapal di Selat Hormuz.