Mohammad Sıo
07 April 2026•Update: 07 April 2026
Militer Israel memperingatkan warga Iran untuk tidak menggunakan kereta api di seluruh wilayah negara itu selama beberapa jam ke depan di tengah kemungkinan serangan.
Dalam pernyataan yang diunggah di platform X pada Selasa pagi, juru bicara militer Israel Avichay Adraee meminta warga menghindari transportasi kereta hingga pukul 21.00 waktu setempat.
“Untuk keselamatan Anda, kami meminta agar tidak menggunakan kereta di seluruh Iran mulai saat ini hingga pukul 21.00 waktu Iran,” ujar Adraee.
Ia juga memperingatkan bahwa berada di dalam kereta atau di dekat jalur rel dapat membahayakan keselamatan warga.
Pernyataan tersebut tidak menjelaskan alasan rinci di balik peringatan tersebut, namun imbauan semacam itu umumnya dikeluarkan menjelang kemungkinan serangan.
Ketegangan kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran pada 28 Februari, yang hingga kini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu Ayatollah Ali Khamenei.
Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS, yang menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.